SOAL TEKS HIKAYAT
1. Bacalah penggalan Hikayat berikut.
"Indera Bangsawan"
Maka Baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri
Karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau Bagindapun mencari muslihat,Ia
Menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya " Barang diapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya ialah yang patut menjadi raja dalam negeri"
Nilai yang terkandunh pada penggalan hikayat diatas adalah ...
A. Nilai moral
B. Nilai agama
C. Nilai budaya
D. Nilai pendidikan
E. Nilai sosial
2. Diambilnya pisau,lalu ditirehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu. Karakteristik hikayat pada penggalan teks diatas yaitu ...
A. Kemustahilan
B. Kesaktian
C. Anonim
D. Istana sentris
E. Bahasa
3. Berukut ini adalah ciri-ciri hikayat, kecuali ...
A. Anonim
B. Khayal
C. Logis
D. Lisan
E. Istana sentris
4. Hikayat Amir Hamzah mendapat pengaruh dari ..
A.Melayu asli
B. Jawa
C. India
D. Sumatra
E. Arab
5. Maka beberapa diantara itu ia juga membeli seekor tiung betina, lalu dibawanya ke rumah dan ditaruhnya hampir sangkaran BAYAN juga.
Kata arkais(kuno) BAYAN memiliki makna
A. Burung
B. Ayam
C. Angsa
D. Kayu
E. Emas
1. Jelaskan pengertian hikayat!
2. Jelaskan gaya bahasa dalam hikayat!
1. C
BalasHapus2. A
3. C
4. A
5. A
Esay
1. Pengertian Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng.
2. Penggunaan bahasa dalam hikayat sangatlah unik, dengan menggunakan banyak sekali kata ‘Maka’, dan banyaknya bahasa-bahasa melayu, seperti ‘Hatta’, ‘Syahdan’, dan ‘Wazir.
Nomor 4. Yang benar E
BalasHapusNomor 2 esai salah. Yang benar adalah
1) Antonomasia
Antonomasia adalah penggunaan sebuah epiteta untuk menggantikan nama diri, gelar resmi, dan jabatan. Contoh: Yang Mulia tak dapat menghadiri pertemuan ini.
2) Metafora
Metafora adalah analogi yang membandingkandua hal secara langsung, tetapi dalam bentuk yang singkat. Contoh: bunga bangsa, buaya darat, buah hati, cindera mata, dan sebagainya.
3) Hiperbola
Hiperbola merupakan gaya bahasa yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan. Contoh: Kemarahanku sudah menjadi-jadi hingga hampir meledak aku.
4) Perbandingan atau Simile
Perbandingan atau Simile adalah gaya bahasa (majas) yang membandingkan suatu hal dengan hal lainnya menggunakan kata penghubung atau kata pembanding. Contoh: seperti, laksana, bak dan bagaikan.